Waktu itu hari Senin. Aku dateng pagi sama Hilfi Fadiahul PutriSiregar. Sperti di sekolah pada umumnya, hari itu juga diadakan upacara di sekolahku. Dengan pedenya aku dan hilfi baris di depan. Padahal aku tahu tadi aku gak sempet sarapan karna dia nyamper ke rumah pagi" =,=. Kontan saja saat bu Wara menyampaikan amanat, aku gak kuat lagi berdiri. Rasanya pingin pingsan. Aku ngajak c hilfi ke UKS (kelas 7H), takut gue keburu pingsan kan berabe, hehe.. (tumben nyadar body :D). Ceritanya dia yang nganter aku, tapi eh.. dia juga ikut"an nyangkut di UKS.. Aku udah mual" pngen muntah @.@ tapi masih coba bersikap ramah seperti biasa sama petugas UKS yang merupakan adik" kelasku, hehe.. Aku agak risih juga, abis jarang ke UKS sih, ini kali kedua aku masuk UKS..
Karena aku pusing, aku coba merebahkan kepala, ehh.. ada yang dateng! Dialah Nur Imam Ramdhani PutraSiregar! Dia sakit juga ternyata, wkwkwk.. Jadilah BCL" kelas 9b ngumpul semua. BCL 1 (nur imam), BCL 2 (hilfi), BCL 3 (aku), haha..
Seusai upacara, aku masih agak pusing, tapi terpaksa minggat dari ruang UKS karena kelasnya mau dipake belajar (aduh spensaa,, UKS barunya cepet jadi doong @.@). Eh, lagi puyeng gitu ditarik" sama Mira Budi Eriani PutriSiregar ke ruang BK buat ngurusin pendaftaran ke SMAnya. Sebagai teman yang baik, aku dan hilfi temenin dia. Setelah selesai kami ditraktir hilfi minum di kedai mang Eeng tercinta.. (preeedd..!)
Kami pun nongkrong di depan kelas bertiga sebagai nona bangsawan PutriSiregar. Datanglah Syahid Jaya PutraSiregar ikut nongkrong. Kami ngobrol"lah. Entah siapa yang ngusulin, kami pun pergi keluar nyari makan dengan pemegang biaya hilfi, wkwk. Lalu angkot yg kami tumpangi membawa kami ke KFC..
Karena bos kita tidak membawa uang banyak, kita hanya makan sedikit kecuali Syahid! =,=
Oia, syahid juga merupakan satu"nya cwo yg ikut krna PutraSiregar yg lain, nur Imam gk ikut dikarenakan gak ketemu lagi sma dy..
Udah makan n fto", kami pulang naik angkot lagi. Tiba di sekolah, sekolah udah sepi. Kelas 9 udah pada pulang, tinggallah kelas 7 n 8 yang belajar di kelasnya masing" tapi beda gedung sma kelas 9. Kami berempat memutuskan berfoto di lantai atas gedung kelas 9. Lalu aku tersadar, "Hei, gimana kalau 'mereka' masih mojok di atas?"
"Ah, udah pulang mereun 'mereka' mah.."
Udah tau belum siapa 'mereka'? Tunggu yaa..
Lalu karena ketiga temanku membujuk, akhirnya aku ikut juga. Dan coba tebak? BENAR! Disana ada 2 makhluk berinisial I dan G sedang berduaan di kelas yang sepi! Menjijikkan...
"Tadi aku masuk, ada mereka di dalam" kata Mira yang bertugas memeriksa keadaan.
"Sabar, nu..." gatau siapa yang ngomong.
"Denger, ya. Aku udah GAK SUKA SEDIKITPUN LAGI sama dia!!"
sesudah itu tak ada yang membahas hal itu lagi. Dengan WATADOSnya kita fto", keketawaan, mengganggu kekhusyukan mereka yang mojok. Aku difoto berdua sama syahid (memalukan... =,=). dan tahukah kaliaan?? Si tukang mojok itu akhirnya kalah dan angkat kaki dari wilayah jajahan kita. HAHAHAHAH... Lebih leluasa main deh kita!
udah ini apa? Pokoknya ada hal indah lain.. Yang paling indah.. Tapi aku capek ngetik, hehe.. Yaudah ntar lagi aja :D
Rabu, 30 Juni 2010
Selasa, 29 Juni 2010
mencoba flashback 1
Hari Sabtu. Seperti biasa diadakan kegiatan psikologi bagi anak" IJSO. hari itu aku tak seceria biasanya karena aku baru sembuh sakit. Entah kenapa terserang sakit. Apa aku terlalu stres? Entahlah..
Ibu Yuni, pembimbing kegiatan ini memberikan beberapa games. Aku pun tak ingat hari itu beliau memberikan games apa saja. Tapi yang paling aku ingat yang ini...
Ada 45 anak IJSO dikurangi 4 anak yang ikut IWYMIC, jadi total anak di aula tempat biasa kami belajar itu ada 41 anak ditambah ibu Yuni. 41 anak tersebut disuruh berdiri berpegangan tangan membentuk lingkaran yang memenuhi ruangan. Setelah itu kami disuruh mencari pasangan. Semua pun sudah mendapat pasangan. Aku lupa aku pasangannya sama siapa waktu itu, kalau tidak salah sama Reka. Tapi ibu Yuni memberikan instruksi lain, "Kalau bisa putra-putri!". Beberapa anak agak tidak setuju, malu-malu gitu lah. Tapi setelah beberapa saat yang cukup lama akhirnya ada juga yang udah dapet pasangan (itu pun yang udah berteman akrab). Aku dan beberapa temanku gak berani nyari. Tiba-tiba ada seorang cowo yang mendekati aku. Dia seperti yang mau ngajak aku (ngarep, ahaha). Terang aja hatiku kebat-kebit. Asal kalian tahu ya, DULU aku menyukai dia. Dia sudah semakin dekat... tapi... BALIK LAGI!! Zzzz... bikin bete aja. Aku masih berharap.. ayo doong.. berani.. berani.. Ah! terlalu lama! Akhirnya aku sama Hilda aja, temen cewekku. Padahal aku udah berharap gitu.. Tapi masa' aku yg ngajak duluan? Bzz... Ah! kamu terlalu berharap Nurani.. Mana mungkin dia jadi pasangan kamu? enggak semudah kiwah sama adit atau dhinny sama yusuf! Arrgghh.. Campuraduk deh perasaan gue..
Hari itu aku bete bgt. Pas dibagi kelompok jadi 5 orang juga aku gak sekelompok sama orang" yang aku pengen :( rasanya ingin balik ke kamar n tidur aja dah.. Kayak kemarin" waktu aku sakit..
Dan waktu terus berjalan.. berjalan.. tanpa kompromi, hehe.. sampai aku pulang ke Subang, sampai aku jadi siswa biasa lagi, dan onlinelah hobbyku yang baru :D
Suatu hari aku lagi online di FB (oia, add FBku ya.. noeranie_iq77@yahoo.co.id ;)) Aku chattingan sama si cowo itu.. dan kalian tahu? Dia buat sebuah pengakuan tentang perasaannya (aku sensor aja deh). Dan di akhir pengakuannya itu dia bilang: waktu hari sabtu itu tadinya aku mau ngajak kamu jadi pasangan aku, tapi aku malu..
Hahaha.. konyol gak sih? Sumpah, aku jadi teringat kejadian yang telah berlalu hampir setahun itu, teringat kedongkolan hati aku waktu itu dan membayangkan gimana seandainya aku dan dia bareng waktu itu, pasti anak-anak heboh :D. Aku tak sangka, sungguh tak sangka. Rasa yang kurasakan waktu itu ternyata dia juga rasakan.. :)
Ibu Yuni, pembimbing kegiatan ini memberikan beberapa games. Aku pun tak ingat hari itu beliau memberikan games apa saja. Tapi yang paling aku ingat yang ini...
Ada 45 anak IJSO dikurangi 4 anak yang ikut IWYMIC, jadi total anak di aula tempat biasa kami belajar itu ada 41 anak ditambah ibu Yuni. 41 anak tersebut disuruh berdiri berpegangan tangan membentuk lingkaran yang memenuhi ruangan. Setelah itu kami disuruh mencari pasangan. Semua pun sudah mendapat pasangan. Aku lupa aku pasangannya sama siapa waktu itu, kalau tidak salah sama Reka. Tapi ibu Yuni memberikan instruksi lain, "Kalau bisa putra-putri!". Beberapa anak agak tidak setuju, malu-malu gitu lah. Tapi setelah beberapa saat yang cukup lama akhirnya ada juga yang udah dapet pasangan (itu pun yang udah berteman akrab). Aku dan beberapa temanku gak berani nyari. Tiba-tiba ada seorang cowo yang mendekati aku. Dia seperti yang mau ngajak aku (ngarep, ahaha). Terang aja hatiku kebat-kebit. Asal kalian tahu ya, DULU aku menyukai dia. Dia sudah semakin dekat... tapi... BALIK LAGI!! Zzzz... bikin bete aja. Aku masih berharap.. ayo doong.. berani.. berani.. Ah! terlalu lama! Akhirnya aku sama Hilda aja, temen cewekku. Padahal aku udah berharap gitu.. Tapi masa' aku yg ngajak duluan? Bzz... Ah! kamu terlalu berharap Nurani.. Mana mungkin dia jadi pasangan kamu? enggak semudah kiwah sama adit atau dhinny sama yusuf! Arrgghh.. Campuraduk deh perasaan gue..
Hari itu aku bete bgt. Pas dibagi kelompok jadi 5 orang juga aku gak sekelompok sama orang" yang aku pengen :( rasanya ingin balik ke kamar n tidur aja dah.. Kayak kemarin" waktu aku sakit..
Dan waktu terus berjalan.. berjalan.. tanpa kompromi, hehe.. sampai aku pulang ke Subang, sampai aku jadi siswa biasa lagi, dan onlinelah hobbyku yang baru :D
Suatu hari aku lagi online di FB (oia, add FBku ya.. noeranie_iq77@yahoo.co.id ;)) Aku chattingan sama si cowo itu.. dan kalian tahu? Dia buat sebuah pengakuan tentang perasaannya (aku sensor aja deh). Dan di akhir pengakuannya itu dia bilang: waktu hari sabtu itu tadinya aku mau ngajak kamu jadi pasangan aku, tapi aku malu..
Hahaha.. konyol gak sih? Sumpah, aku jadi teringat kejadian yang telah berlalu hampir setahun itu, teringat kedongkolan hati aku waktu itu dan membayangkan gimana seandainya aku dan dia bareng waktu itu, pasti anak-anak heboh :D. Aku tak sangka, sungguh tak sangka. Rasa yang kurasakan waktu itu ternyata dia juga rasakan.. :)
Selasa, 15 Juni 2010
Curahan Hati Nurani
Jangan sangka menjadi seorang Nurani itu mudah
Ribuan liter keringat dan air mata
Segala pengorbanan dan dedikasi
Atau segudang prestasi
bahkan tak cukup untuk MEMBELI setitik KEBAHAGIAAN yang sangat aku dambakan
Aku tahu aku hanya seorang siswa
Tapi aku berusaha, SANGAT berusaha untuk menjadi SISWA yang berguna
Yang tak hanya datang saat bel dan pulang pun saat bel
Pernahkah kalian melihat wajahku kusut karena lelah berlatih ANGKLUNG??
Atau keringat bercucuran saat ada kegiatan OSIS??
Atau bahkan agak marah saat menagih tugas majalah kepada anggota INSA agar terbit tepat waktu??
Atau hal yang sepele seperti menjadi KETUA KELAS yang sering MAKAN HATI??
Perjuanganku itu semua akhirnya hanya terbalas SAKIT!!
Tak tahukah mereka aku pernah mengalami stress sebelum kuraih penghargaan?
Tak tahukah mereka bahwa AKU dan IBUKU berjuang agar tetap mempertahankan gelar JUARA??
YA, mungkin mereka TAK TAHU dan TAK MAU TAHU
Yang mereka mau hanyalah PENGHARGAAN DAN GELAR JUARANYA
Tak inginkah mereka membahagiakan aku?
Dengan menyingkirkan SEDIKIT saja rasa IRI mereka?
Dan biarkan aku terima semua HAK aku?
Di saat-saat TERAKHIR aku?
Ribuan liter keringat dan air mata
Segala pengorbanan dan dedikasi
Atau segudang prestasi
bahkan tak cukup untuk MEMBELI setitik KEBAHAGIAAN yang sangat aku dambakan
Aku tahu aku hanya seorang siswa
Tapi aku berusaha, SANGAT berusaha untuk menjadi SISWA yang berguna
Yang tak hanya datang saat bel dan pulang pun saat bel
Pernahkah kalian melihat wajahku kusut karena lelah berlatih ANGKLUNG??
Atau keringat bercucuran saat ada kegiatan OSIS??
Atau bahkan agak marah saat menagih tugas majalah kepada anggota INSA agar terbit tepat waktu??
Atau hal yang sepele seperti menjadi KETUA KELAS yang sering MAKAN HATI??
Perjuanganku itu semua akhirnya hanya terbalas SAKIT!!
Tak tahukah mereka aku pernah mengalami stress sebelum kuraih penghargaan?
Tak tahukah mereka bahwa AKU dan IBUKU berjuang agar tetap mempertahankan gelar JUARA??
YA, mungkin mereka TAK TAHU dan TAK MAU TAHU
Yang mereka mau hanyalah PENGHARGAAN DAN GELAR JUARANYA
Tak inginkah mereka membahagiakan aku?
Dengan menyingkirkan SEDIKIT saja rasa IRI mereka?
Dan biarkan aku terima semua HAK aku?
Di saat-saat TERAKHIR aku?
04 Juni, sehari sebelum perpisahan yang menyakitkan
Langganan:
Komentar (Atom)